I was surprised because today, I just start my activities and my phone rang many times. Oghh.. damn I don't preety like it!! Didn't go for lectures of course, today is the first day I realize, I should go for master degree lecture and I didn't go for it. SHIT THING HAPPENED when we don't like it and we should do IT! So good bye master degree, I really don't care!
I went to Imed dorm with Muti and we did task force card for newbies, hey Imed gave my T-Shirt with TAG, "ING BALI AKEH ASU" owww I love it!! THANK's Lovely Imed! I'll use it soon!
Today Me and David went to Tya'house. So sad, Tya' dad was passed away and we follow until its burried. Hey David did you realize that we again talk about AIESEC at horrible place! IT FUNERAL GOD DAMN IT!! But I believe we won't loss its MEANING! Come ON David believe me, APXLDS is better for YOU as an EB and LCP candidate than NDLS SG. Even it's more expensive there will a way. YA! There will be a way! I Believe!
IQ, EQ, PQ, SQ! (what these are all about?)
0 Comments Published by Aidy Steveany on Saturday, October 28, 2006 at Saturday, October 28, 2006.In my deepest brain, I don't know where, (left-IQ) or (Right-EQ)? I start to find the meaning of them, one by one. Which one from the part of quotient will impact most of our life? Then I found the answer. "QUOTIENT BALANCE". We should have balance between IQ, EQ, SQ, and PQ!
IQ lead us to think, make cause-effect analysis, doin' math, describe somethin' and create our level of understanding. But many people just concentrate in this holy shit thing! Because I thought before, this is our future, what we learn at school, 8 hours per day, 6 days a week for 16 years in elementary school, junior high school, senior high school, and collage.
EQ is knowledge about knowing our self, sensitivity to feel change in our environment and also to estimate time, empathy, communication skill (I called it communication with voice and also with gesture, either with heart), courageous to confess our mistakes, respect diversity, etc. Who gonna be successful leader should develop these more than others! but keep your life in balance!
SQ is the foundation from 3 quotients above. It's helping us to stack our principles, values, and connect our soul with our believes, our purposes in life. Just this quotient when can claim that we are the most valuable creatures on earth.
Stretch our CAPACITY!
0 Comments Published by Aidy Steveany on Friday, October 27, 2006 at Friday, October 27, 2006.Leadership is not born or made. Leadership is self-made. It's shaped by decisions that we made. when we want to improve our capacity as a leader, we should make a decision to go out from comfort zone. You can assume that we are right-leg-muscle from the person who after had an accident. As a muscle, we want to get bigger and support left-leg to walk. First week when we are being used to walk, we will be torn and it's hurt. Second week when we are being used to use stairs, we will be torn and it's hurt. Third week when we are being used to squat, we will torn and it's hurt. Forth week when we are being used to jump, we will torn and it's hurt. Fifth week when are being used for run. We will torn and it's hurt. IT'S HURT, but WE ARE GROWING.. It's never ending journey until this man, the muscle owner, say I won't do nothing then we will stop growing.
The decision is in your hand!
YOU ARE THE MAN!
Memory from APXLDS 2005
0 Comments Published by Aidy Steveany on Thursday, October 26, 2006 at Thursday, October 26, 2006.
I just opened my old folder and I saw several photos from APXLDS 2005. Owww... so miss all the delegates. Tingwei,Ketika kita hidup dan berkarya dalam organisasi, kampus, atau kelompok manapun di dunia ini, termasuk salah satunya keanggotaan kita di dalam keluarga, kita selalu merasakan hambatan menghimpit diri kita dan berujung pada keterpaksaan untuk melakukan menyelesaikannya. Gw baru tau penyebab masalahnya tadi pagi. Contoh yang sangat relevan gw kaitan dengan kondisi negara kita yang dapat kita ibaratkan sebagai sebuah organisasi!
Gw mulai dengan Q&A!
Q: kenapa ya negara kita ko sejak krisis sampe dengan sekarang begini-begini mulu. Perkembangannya tidak secepat negara-negara lain yang juga sama-sama kena krisis?
A: Ya. memang kondisinya demikian dan sebaiknya kita tidak membandingkan dengan negara orang lain. Mulailah dengan evaluasi internal terlebih dahulu.
Q: Memang kenapa? Apakah karena pemimpin-pemimpin negara ini yang tidak becus memimpin?
A: Kalo memang iya. Kita harus tau kenapa mereka sampai bisa bertindak seperti itu.
Q: Wah apa nih penyebabnya? saya jadi penasaran!
A: Kita perlu menelaah budaya kita. Kita sangat terbiasa dengan panggilan 'Aden', 'Eneng', 'Ndoro', 'bos', 'tauke', atau apapun itu yang secara tidak langsung membentuk paradigma bahwa orang lain yang kita beri julukan seperti di atas adalah pemimpin kita dan kita adalah pengikut mereka.
Q: Memang apa hubungannya dengan krisis negara kita?
A: Dengan paradigma yang seperti itu, dapat dibayangkan berapa persen orang Indonesia yang benar-benar memandang dirinya sebagai pemimpin.
Q: Lah memang pemimpin kan tidak banyak kuotanya! Gimana bisa kita bersaing untuk memperebutkan sedikit potongan kue?
A: Arti kepemimpinan tidaklah sesempit itu. Kepemimpinan sangatlah luas artinya, dimulai dari kemampuan untuk mengatasi dan mengendalikan diri sendiri. Mengetahui apa yang terbaik bagi diri kita dan apa yang hendak kita capai adalah salah satu bentuk kepemimpinan dasar.
Q: Bagaimana cara memulainya?
A: Mudah saja. Mulailah dengan melakukan sesuatu tanpa ada instruksi apapun dan dari syapa pun untuk membuat diri anda lebih siap menghadapi masa depan dan setelahnya lakukan hal yang bisa anda lakukan untuk lingkungan anda agar lingkungan anda menjadi lebih baik.
Q: Contoh dari 'sesuatu' itu apa?
A: Dari hal terkecil, yang sedang anda BACA adalah pengejewantahan sebuah PROACTIVENESS. Saya mempelajari banyak hal, tapi saya berpikir dan menyimpulkan bahwa dengan membagikannya kepada orang lain dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti akan membantu orang lain untuk bertumbuh dan berkembang. Itu hanya secuplik dari contoh "SESUATU" yang bisa kita lakukan.
Q: Apakah harus selalu dalam bentuk tulisan seperti ini?
A: Tentu saja tidak. Banyak yang bisa kita lakukan dengan peran kita di dalam kampus, tempat kerja, organisasi, bahkan dalam kerumunan massa sekalipun, misalnya ketika ada seseorang yang membutuhkan pertolongan atau ada nenek yang minta bantuan kita. Hal-hal tersebut sangat sederhana tetapi OTAK KITA MENCERNANYA DENGAN SANGAT RUMIT!
Q: Mengapa bisa begitu?
A: Karena PARADIGMA bangsa ini mengenai KEPEMIMPINAN itu belum banyak berubah.
Q: Bagaimana memulai perubahannya?
A: Mulailah menerapkannya dalam diri anda dan bantu mereka yang belum pernah mendengarnya untuk memahami dan menerapkannya dalam hidup mereka. Saya rasa semua akar permasalahan bangsa ini berujung pada kepemimpinan diri masing-masing warganya!
One step ahead to demonstrating integrity!
Grateful
0 Comments Published by Aidy Steveany on Wednesday, October 25, 2006 at Wednesday, October 25, 2006.
How we manage our time?
0 Comments Published by Aidy Steveany on Tuesday, October 24, 2006 at Tuesday, October 24, 2006.
DO IT!
(Asumsikan kalo mata kuliah itu, pekerjaan yang harus dilakukan serta menyangkut orang lain! Basicly it's the same thing and you can assume it)
I start with Q&A!
Q: duh gila nih (pas jadwal keluar) masa ada jadwal yang satu hari 5 Mata kuliah?? Gw harus gimana?? apa gw buang aja ya mata kuliahnya? tapi ini penting banget! Kalo ngga diambil gw bisa lulus satu tahun lebih lama!
A: Jangan dibuang deh kalo gitu!
Q: tapi gimana ya caranya!?
A: Langkah pertama, analisis dan buat prioritas mata kuliah dari yang paling penting sampe yang kurang penting! dan dari yang paling mudah sampe paling sulit!
Q: Iya tapi tetep aja ngga mungkin gw jalanin, karena kapasitas gw cuma 4! Itu juga udah mengelus dada. (Kapasitas kita mungkin lebih besar dari yang kita pikirkan karena hal tersebut dibentuk oleh lingkungan dan otak kita! Mungkin secara alamiah manusia sanggup melakukan hal yang luar biasa, seperti belajar 10 jam setiap hari tapi kadang hal tersebut sangat terhambat oleh rasa malas dan pola institusi pendidikan kita yang mengkotak-kotak serta membatasi jam belajar karena PEMBELAJARAN versi kita adalah duduk di dalam kelas dan membaca buku, padahal harus kita pikiran apakah makna proses pembelajaran itu!)
A: Langkah kedua, lo pikir2 lagi mana sih dosen (orang yang terlibat dalam pekerjaan) yang bersifat fleksibel dan ngga mempermasalahkan kalo kita minta pindah waktu kuliah! dengan syarat kita harus tunjukan kalo kita adalah orang konsisten dan persisten. (tidak bikin pusing orang yang kerja sama kita dengan dateng telat, pindah2 kelas seenaknya, dll!)
Q: Kalo gw udah nego dan ternyata ada dosen yang ngga ngasih gimana dunk??
A: Coba lebih terbuka (accountable) kasih liat semua jadwal kita dalam 1 minggu, buat dia merasakan kesulitan kita tapi Jangan maksa ok!? dan tetep bilang maaf mengganggu dan terima kasih kalo ditolak!
Q: Kalo dosennya ngasih dan kita tetep ngga bisa gimana?
A: kita harus bilang sejujurnya kalo kita tetep ngga bisa dengan jadwal yang dosen itu tawarkan dengan asumsi kita memperlihatkan jadwal kita! Jangan lupa bilang terima kasih atas niat baik dia untuk menolong kita!
Q; kalo kita sudah datangi semua dosen dan semua dosen bilang kita tidak bisa merubah jadwal, gimana dong?
A: Pake list prioritas yang sudah dibuat (Penting s.d kurang penting) (Mudah s.d sulit) dan korbankan satu bila sifatnya saling meniadakan tapi kalo masih bisa diusahakan dan tidak ada risikonya (jalani saja)
TANTANGAN yang SULIT dan MENEGANGKAN bila berhasil dilalui dengan baik, SECARA LANGSUNG MENGEMBANGKAN KAPASITAS DIRI dan KEMAMPUAN KITA dalam MENGHADAPI MASA DEPAN dan secara tidak langsung menambah KEPERCAYAAN DIRI kita dalam menghadapi MASALAH YANG LEBIH BESAR LAGI!!
Saat dimana kita merasa takut dan mundur dengan tantangan dan masalah besar yang kita hadapi atau yang ditawarkan kepada kita untuk kita hadapi, saat itulah, langkah kita menuju kesuksesan masa depan berhenti seketika!
One step ahead to striving for excellence!
"When leaders share their feelings"
0 Comments Published by Aidy Steveany on Monday, October 23, 2006 at Monday, October 23, 2006.We moved to food court for electricity plugs, then we start to share our LC' problems, I can't imagine before that LC's problems are so complicated! Hohoho... It's so pressing our mind, our feeling also burst! Hohoho...
And after this long conversation, I just can say, "LCPs,MCP be patient, we are not alone, we are the greatest people who can conquer the world!"
Also I hope LC UB and LC UI problems (about visa application for Yusuf) can be solved as soon as possible. As person who hear it directly from two LCPs who really responsible with this is really stress, I can't imagine if I'm on your position guys. It's so challenging!
"Most people who succeed in the face of seemingly impossible conditions are people who simply don't know how to quit."
-Robert Schuller-
Leaders' character
0 Comments Published by Aidy Steveany on Sunday, October 22, 2006 at Sunday, October 22, 2006.Why??
Banyak yang bisa dilakukan leader dengan bermacam-macam aktivitas, apalagi di AIESEC! Tetapi apa sih yang membuat seorang pemimpin bisa membuat sebuah organisasi atau kelompoknya berkembang??
yang bisa membuat itu semua yaitu KARAKTER PEMIMPINnya!
Ketika seorang pemimpin dapat membuat anggota kelompoknya memiliki ruang yang cukup untuk berkreasi dan mengembangkan diri, maka manifestasi energi dari setiap anggota akan membangun organisasi tersebut! semakin besar, semakin luas!
Membuat anggota kelompok memiliki "ruang" yang cukup untuk berkreasi tidak dapat diartikan secara harafiah!
Q: Nah lantas "ruang" itu artinya apa dong?
A: Ruang yang cukup dapat diartikan sebagai kapasitas diri masing-masing anggota dan kapasitas lingkungan untuk saling bersinergi membangun jejaring yang solid dan kokoh dari tingkat yang paling atas hingga yang paling rendah!
Q: Nah jadi si pemimpin disini perannya apa?
A: Di saat pertama, pemimpin akan menentukan bentuk dan luas ruang untuk para anggotanya dalam bekerjasama, saling berhubungan (membangun interdependensi) (Strategic minded)
Selanjutnya pemimpin perlu mengembangkan kapasitas di dalam ruang masing-masing individu.
Q: Gimana caranya??
A: Pemimpinnya harus punya kemampuan untuk menjadi ibu bagi anggota lainnya.
Q: Ibu yang bagaimana?
A: Pertanyaan ini harus disesuaikan dengan kondisi anggota kelompoknya! (Fleksibilitas)
Kadang ibu yang galak cocok untuk mendidik anak bertipe A, tidak untuk yang bertipe B atau sebaliknya tipe ibu yang lembut cocok untuk mendidik anak tipe B, tetapi tidak untuk tipe A (Peka)
Q: Lantas apa cuma itu saja?
A: tentu saja tidak! Dalam memelihara kondisi kapasitas "ruang" individu yang senantiasa berubah pemimpin harus (SABAR), (SETIA), dan (PENUH KASIH) dalam membina anggota kelompoknya!
Q: Wah berarti jadi pemimpin itu berat dong?
A: Pandangan mengenai tugas seorang pemimpin itu berat atau tidak, tergantung sejauh apakah sifat dan karakter pemimpin itu berkembang di dalam dirimu!
Karena pemimpin akan mencerminkan dua hal yang penuh arti yaitu, keteladanan dan pelayanan. Itulah job desc pemimpin pada mulanya!
Q: Tapi sekarang saya hanya melakukan tugas kecil dalam kelompok saya dan peran saya tidak berarti!! Bagaimana saya dianggap pemimpin? Saya cuma sekedar "BANTU-BANTU"! gimana dong?
A: Peran dan besar-kecilnya pekerjaan tergantung persepsi kita pada diri kita sendiri, kalo kita memandangnya kecil dan tidak berharga, maka itulah diri kita. Bentuk pelayanan sekecil apapun adalah awal dari sebuah keteladanan dan kepemimpinan. Sehingga JANGAN PERNAH MEMANDANG ITU KECIL karena usaha yang kau anggap kecil itu, tidak akan pernah sia-sia!
Karena mungkin bagimu itu tidak berarti, tetapi itu sangat berarti buat orang lain!
PIKIRKANLAH ITU!
One Step Ahead for Activating Leadership!
We are the next global leader so we must know how to manage our time in efficient and effective ways!Why?
Ketika kita melihat pemimpin-pemimpin besar dunia yang sudah mengukir nama mereka di kitab besar sejarah dunia, pernahkah kita berpikir bahwa mereka memiliki waktu sebanyak 24 jam setiap hari, sama seperti kita untuk meraih cita-cita dan impian mereka?
Nah.. kalo mereka bisa, kenapa kita harus mengerutkan dahi dan sambil cengengesan bergumam, "oh iya yah?"
Gw akan coba bagikan sedikit pengalaman tentang manajemen waktu yang gw alami sendiri, not by theory but by experience. Kalo ada yang salah mohon dikoreksi karena gw juga masih dalam tahap pembelajaran.
Gw akan mencoba setiap pembelajaran dengan pertanyaan yang akan gw jawab, syapa tau pertanyaan-pertanyaan ini pernah muncul dibenak kalian!
Q: Duh, hari ini si A minta tolong, si B butuh gw tolongin, gw kuliah dua pelajaran, dosennya killer Bo! Apa yah yang harus gw lakukan?
A: Hmm.. mungkin gw harus mulai dengan mengambil agenda, ambil pulpen mendaftar semua hal yang harus dikerjakan dan yang dituntut dari saya untuk saya mengerjakannya hari ini, besok, dan juga seterusnya!
Q: Tapi untuk hari ini semua penting dan malah kalo kuliah jatah bolos gw udah abis nih! Gimana ya???
A: hmm.. gimana kalo gw mulai dengan mengestimasi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan masing-masing kegiatan, trus gw jumlah jamleh! (kemampuan mengestimasi ini penting low!)
A: Wah ternyata walaupun kerjaannya banyak waktu yang gw punya dalam satu hari cukup ya untuk melakukan itu semua! (mungkin gw cuma butuh konsistensi untuk melakukannya dan tahan godaan kalo ada ajakan temen untuk maen atau sekedar hangout!)
Q: Duh kalo untuk besok waktu gw udah bener2 ngga cukup nih untuk melakukan sepuluh kegiatan! Gimana ya??
A: Hmm.. gw coba untuk melakukan apa yang dituntut dari gw untuk mencapai visi yang gw ingin kan deh! gitu lebih baiK! baru setelahnya gw coba melakukan apa yang gw inginkan!
Q: Duh tapi kuliah bener2 sejalan dengan visi gw tapi kadang2, dosennya ngga penting, gw ngga dapet apa2 niy dalem kelas! Gimana ya??
A: Mungkin gw bisa coba kerjakan sesuatu hal yang menghabiskan waktu gw di dalam kelas (seperti membaca, mengerjakan tugas-tugas kecil), tapi sebenernya kalo gw lakukan itu di dalam kelas itu tidak mengganggu syapa-syapa dan gw yakin gw bisa tetap mengikuti pelajaran dengan baik! (Pastikan itu ya!)
You should try to open the first page, read until finish, and you will keep it open for other people.
My conversation with my greatest VP
0 Comments Published by Aidy Steveany on Saturday, October 21, 2006 at Saturday, October 21, 2006.POWER OF DREAM!
Hi to AIESEC around The World!
0 Comments Published by Aidy Steveany on at Saturday, October 21, 2006.It start today, It start just right now and you all my witness!
Greet to the world!
